Pelumas dan Sistem Pelumasan

Tujuan
  • Pemilihan pelumas dan bahan aditive yang sesuai dengan kebutuhan
  • Pemilihan dengan benar penggunaan pelumas-grease atau pelumas-oli
  • Penyusunan prosedur lubrikasi untuk peralatan industri
  • Penyusunan prosedur untuk draining dan flushing pada sistem lubrikasi
  • Penyusunan kondisi dan jumlah pelumas di reservoir dan sump dengan benar
  • Penyusunan jumlah cadangan pelumas yang optimal
  • Penyusunan prosedur handling dan penyimpanan pelumas

Materi
  1. Prinsip dan jenis-jenis pelumasan
  2. Klasifikasi pelumas dan aditive
  3. Pelumas mineral, sintetik dan vegetable
  4. Minyak pelumas dan grease
  5. Pelumas ramah lingkungan
  6. Sistem pelumasan terpusat dan terpisah
  7. Menentukan frekuensi dan kuantitas pelumasan
  8. Kontaminasi, filtrasi, rekondisi pelumas
  9. Penyimpanan pelumas: keselamatan kerja,container pelumas,handling pelumas dan penanganan limbah pelumas
  10. Oil seal: tipe dan pemilihannya
  11. Pelumas pada bantalan gelinding
  12. Pelumas untuk mesin perkakas
  13. Pengendalian Pelumas
  14. Pelumas untuk motor torak
  15. Pelumas untuk sistem hidrolik dan transmisi
  16. Workshop Manajemen Pelumasan

Power Transformer Operation And Maintenance

Deskripsi
Pelatihan power transformer ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta mengenai Power Distribution Transformer Pelatihan ditekankan pada aspek instalasi, operasi, proteksi dan pemeliharaan untuk meningkatkan kontinuitas pelayanan daya sehingga kegagalan operasi dapat dicegah seminimum mungkin dan efisiensi dapat ditingkatkan.

Tujuan
1. Mengenali konstruksi Transformator daya beserta komponen-komponen pendukungnya
2. Menginterpretasikan data pada nameplate serta memilih Transformator
3. Memahami klasifikasi Transformator
4. Mengkoneksi, menginstall dan mengoperasikan Transformator daya
5. Memahami system proteksi pada Transformator
6. Memahami pengujian Transformator untuk pemeliharaan
7. Memahami pelaksanaan pemeliharaan Transformator

Materi
1. Electrical Power Distribution System overview
    •System overview
    •Types of Distribution Network
    •Switchgear
2. Electrical Power Transformer
   •Construction
   •Principles of operation
   •Types
   •Cooling classifications
   •Components and indicators
3. Electrical Power Transformer Operation
    •Interpret name plate data
    •Vector group
    •Design Transformer sizing and Selection Guide
4. Fundamental protection concepts
    •System protection Philosopy
    •Types of protection relays and Characteristics
5. Relay input sources
    •VTs
    •CTs
    •CVTs
    •CCVTs
    •Optical voltage and current transducers, Instrument Transformer
6. Power Circuit Breaker Overview
    •Purpose/Application
    •Types of Circuit Breakers
    •Circuit Breaker Operation
    •Circuit Breaker Control
    •Circuit Breaker Selection Guide
7. Electrical Power Transformer Protection
    •Short circuit/over load protection
    •Unbalance protection
    •Over Temperature protection
    •Over pressure protection
8. Insulation Testing
    •Insulation Resistance Test
    •Tan delta Test
    •Withstand Test Impulse Test
9. Electrical Power Transformer Testing
    •Insulation resistance Test
    •Withstand Voltage Test
    •Impulse Voltage Test
    •Winding resistance and transformer turns ratio (TTR)
10. Transformer Maintenance
      •Type of maintenance
      •Measurement and testing

Peserta
Untuk para operator, teknisi, engineer yang ingin mengetahui/mendalami tehnik pengoperasian dan pemeliharaan transformer dalam system perawatannya.

Pembangkit dan Distribusi Listrik

Tujuan 
Pengetahuan tentang dasar-dasar teknik pembangkit, sistem transmisi dan distribusi tenaga listrik sangat dibutuhkan operator dan teknisi peralatan pembangkit dan distribusi tenaga, agar dapat bekerja secara efektif dan efisien. Kinerja operator dan teknisi yang demikian sangat dibutuhkan bagi upaya peningkatan kinerja perusahaan agar mampu dan berkembang serta bersaing pada era globalisasi yang akan datang. Memberikan pengetahuan dasar teknik tenaga listrik tentang distribusi

Materi
  1. Introduksi teknik listrik industri migas
  2. Rumus dasar tenaga listrik
  3. Menggambar teknik listrik
  4. Penggerak mula dan Peralatan daya
  5. Pelumas
  6. Penyalur tenaga listrik
  7. Peralatan sistem penyalur dan perawatannya
  8. Instalasi
  9. Peralatan proteksi
  10. Keselamatan kerja
Peserta
Teknisi, Operator dan Supervisor didalam bidang  kelistrikan, khususnya pada bidang teknik, maintenance, inspeksi, operasional yang berkaitan dengan jaringan listrik, dll di berbagai macam industri. Mereka yang dalam tugasnya berhubungan dan atau terkait dengan materi kursus.

Electrical Transformer and Generator Operation Maintenance and Troubleshooting

Latar Belakang 
Dalam industri pembangkitan Electrical Transformer dan Generator merupakan perangkat yang sangat penting yang digunakan dalam mendukung kehandalah sistem pembangkit tenaga listrik. Ketersediaan dan kehandalan sumber daya energi dalam hal ini adalah daya listrik menjadi kebutuhan yang sangat mendasar untuk menjamin keberlangsungan sebuah proses industri.

Tujuan 
Training ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang aspek-aspek engineering pada sistem pembangkitan Tenaga Listrik. Topik training ditekankan pada operasi, proteksi dan pemeliharaan generator maupun electrical transformer dan sistem penggerak mulanya.

Peserta 

Teknisi, operator maupun supervisor yang bekerja dibidang ketenagalistrikan di industri untuk menangani masalah operasi, instalasi dan pemeliharaan Generator

Materi 

1.   Transformer Principles
      •    Transformers
      •    Right Hand Rule
      •    Magnetic Flux
      •    Magnetic Induction
      •    Left Hand Rule Turns Ratio
      •    Transformer Losses
      •    Transformer Types
2.   Vector Diagrams
      •    Operating Principles
      •    Operation Without Load
      •    Operation with Load
3.   Transformer Classifications
      •    Service Classification
      •    Instrument Transformers : Current & Potential
4.   Transformer Construction (Construction)
      •    Magnetizing Circuits
      •    Losses :Hysteresis Loss, Eddy-Current Loss
      •    Efficiency
5.   Cooling
      •    Air Cooled Oil-Immersed : Water-Cooled, Forced-Oil Cooling, Self-Cooling with Air Blast
      •    Temperature Limits
      •    Transformer Loading
6.   Tap Changers
      •    No-Load Tap Changer
      •    Tap Changing Under Load
      •    Phase-Angle Control
7.   Transformer Connections
      •    Single Phase Circuits
      •    Two-Phase Circuits
      •    Three-Phase Circuits
8.   Transformer Maintenance
      •    Insulation Testing
      •    High Potential Testing
      •    Turns Ratio Testing
      •    Polarity Testing
      •    Power Factor
      •    Excitation Current
      •    DC Winding Resistance
      •    Polarization Recovery
      •    Insulating Fluid Dielectric
      •    Dissolved Gas Analysis
9.   Transformers and Relaying
      •    Transformer Faults
      •    Differential Relaying : Normal Load, External Faults, Internal Faults
10. Diesel engines
      •    Types of diesel engines
      •    fuel system
      •    Cooling system
      •    Lubrication system
      •    Starting system
11. Gas turbine engines
      •    Gas turbine engine classifications
      •    Principles of operation
      •    fuel system
      •    Cooling system
      •    Lubrication system
      •    Starting system
      •    Governor
      •    System and Component
      •    Governing Fundamentals
      •    Principle of Operation
12. Prime Movers Maintenance
13. Electrical Power Generator
      •    Construction
      •    Principles of operation
      •    Generator Characteristics
14. Excitation system
      •    Types of exciters
      •    Characteristics of exciters
      •    Field flashing
      •    AVR system
15. Generator Operation
      •    Synchronizing to Busbar
      •    Loading
      •    Generator protection
16. Insulation Testing
      •    Factors Affecting Insulations
      •    Resistance Testing
      •    Power Factor Testing
      •    High Potential Testing
      •    Withstand Voltage Testing
17. Generator Testing and Maintenance
      •    Stator and Rotor Insulation Test
      •    Stator winding Test
      •    Rotor Voltage Test
      •    Data Interpretation

Loading Master

DescriptionThe training program will help the loading master to coordinate all activities linked to the loading, discharge or transshipment of your products. He will learn to manage operations to optimize berth time and to complete operations in a timely and efficient manner. Loading Master once trained will be the key link between the vessel, terminal operators and third-party surveyors, providing unique expert knowledge on vessel operations from a marine point of view, and an understanding of associated shore operations. He will learn to handle all the documentary needs and keeps parties directly informed on the progress of operations.

Outline1. Tankers and cargo (Chemicals, handling)
2. Dangers
3. Precaution and the rules of the reverent national and international levels
4. To be applied in carrying out its work
5. Order to prevent losses because of mistakes in handling cargo
6. Including accident, including pollution claim/protest because of an error calculating the charges.

Penanganan Limbah Non B3

DESKRIPSI
Penerapan teknologi yang dilakukan di sebuah perusahaan atau pabrik hampir selalu menimbulkan dampak negatif sebagai imbas dari penerapan tersebut. Hal ini sudah menjadi konsekuensi yang harus dihadapi dan sudah selayaknya dilakukan upaya untuk meminimalisir dampak negatif tersebut. Penanganan dan pemantauan terhadap lingkungan yang sudah terstandarisasi, sesuai dengan teori AMDAL (Analisa mengenai Dampak Lingkungan) sangat diperlukan karena masalah lingkungan sangat menunjang prestasi dan kinerja sebuah perusahaan. Jika lingkungan kerja tercemar, bisa mengakibatkan terhambatnya produksi dan juga keadaan sosial, ekonomi, dan kesehatan akan ikut terganggu.
Penanganan dan pengelolaan limbah non B3 melalui metode 3R atau Reuse, Reduce, dan Rycycle merupakan salah satu upaya perusahaan untuk mengelola limbah perusahaan. Metode 3R ini merupakan solusi yang terbukti sangat baik untuk mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya di lingkungan kerja. Melalui sistem ini, limbah yang berupa sampah bisa diolah menjadi hal yang bermanfaat, misal bisa didaur ulang, dijadikan kompos atau bisa dimanfaatkan menjadi sumber energi lain, yaitu sumber energi listrik (PLTSa; Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Metode pengelolaan sampah dengan sistem 3R ini terbilang mudah untuk diterapkan karena dapat dilaksanakan oleh setiap orang dalam kegiatan sehari-hari.

TUJUAN
• Dapat memahami pentingnya penanganan dan pengelolaan limbah non B3 pada
   lingkungan kerja sesuai dengan pedoman pengelolaan yang berlaku
• Dapat memahami langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan
  limbah non B3 melalui metode 3R
• Memahami penerapan sistem 3R (reuse, reduce, dan recycle) menjadi salah satu
   solusi terbaik dalam pengelolaan sampah di lingkungan kerja
• Memiliki pengetahuan dan keterampilan, terutama bagi karyawan yang sedang/akan
  ditugaskan sebegai pengendali limbah oleh perusahaan yang sesuai dengan standart sistem    
  manajemen lingkungan atau peraturan lingkungan hidup yang berlaku.

MATERI
1. Asas dan Kerangka Hukum Pengelolaan Lingkungan berdasarkan Sistem Manajemen Lingkungan
2. Undang-Undang No 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup
3. Identifikasi jenis dan Karakteristik Limbah
    a. Limbah Padat
    b. Limbah Cair
    c. Emisi Udara Limbah Non B3
4. Pemahaman Konsep 3R (Reuse Reduce Recycle) Sampah
    a. Pemakaian Kembali (Reuse)
    b. Pengurangan Penggunaan (Reduce)
    c. Daur Ulang (Recycle)
5. Sosialosasi dan Implementasi Konsep 3R
6. Konsep Produksi Bersih: Tindakan dan Penerapan
7. Proses Pengolahan Limbah Padat
    a. Pemisahan
    b. Penyusunan Ukuran
    c. Pengkomposan
    d. Pembuangan (disposal)
8. Biodegradability
9. Identifikasi Hasil Proses Pengolahan

PESERTA
• HSE Departement personnel: Manager, Engineer, Supervisor yang menangani bidang Health
   Safety & Environment (HSE) di perusahaan
• Staf/Manager LK3
• Inspektur LK3
• Pihak-pihak yang terkait dalam pengembangan K3 di perusahaan

CREATIVE ACCOUNTING AND TAX PLANNING

Deskripsi
Seorang akuntan sering memanfaatkan suatu peristiwa yang belum diatur atau belum memiliki ketetapan dalam standar akuntansi. Aktifitas ini sering disebut sebagai "Creative Accounting". Namun dalam perkembangannya, aktifitas creative accounting ini sering diartikan sebagai upaya untuk memanipulasi laporan keuangan dengan tujuan tertentu. Oleh karena itu, setiap pihak perlu mengetahui bahwa sebenarnya "Creative Accounting" dibenarkan dan dilegalkan sepanjang tidak menyalahi standar akuntansi yang berlaku umum dan perusahaan dapat menerapkannya.
Pelatihan ini dirancang untuk membantu perusahaan memahami variasi teknik creative accounting, sebagai langkah untuk mengantisipasi kerugian. Materi yang akan dibahas dalam pelatihan ini adalah materi-materi yang terkait dengan creative accounting dan tax planning untuk dapat menunjang efisiensi dalam pengelolaan keuangan perusahaan sesuai dengan peraturan, standard dan prosedur yang ada.

Objectives
Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta:
1. Mampu memahami dan mengaplikasikan creative accounting dalam penyusunan laporan keuangan
    guna membantu perusahaan terutama dalam mengefisiensikan pengelolaan pajak.
2. Memahami standar akuntansi yang dibenarkan dalam aktivitas creative accounting.

Materi
1. Creative Accounting Overview
    - Financial Number Game In Financial Report
    - Jenis-Jenis Financial Number Game
    - Tujuan Akhir dari Financial Number Game
    - Mengapa Diperlukan Creative Accounting?
    - Klasifikasi Creative Accounting
    - Earnings Management
    - Teknik Earnings Management
    - Efektivitas Earnings Management
2. Strategi Umum Tax Planning
    - Aspek-Aspek dalam Tax Planning
    - Identifikasi dan Solusi Permasalahan dalam Tax Planning
3. Korelasi Tax Planning terhadap Creative Accounting
4. Strategi dan Teknik Efisien dalam Menghadapi Pemeriksaan
5. Studi Kasus Creative Accounting pada penyusunan Laporan Keuangan

Participants
Pelatihan ini ditujukan untuk para staf / junior supervisor dari Departemen akuntansi dan keuangan di perusahaan, atau departemen/ fungsi yang terkait dengan aktifitas Creative Accounting di perusahaan.

Pelayanan Prima

DESKRIPSI
Pelanggan adalah raja. Pelatihan pelayanan prima ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan mengenai bagaimana memperlakukan pelanggan sehingga merasa puas. Ketrampilan hubungan personal dan memahami aspirasi konsumen menjadi pusat dari pelatihan pelayanan prima ini, termasuk didalamnya bagaimana memperlakukan pelangga yang kecewa terhadap produk atau pelayanan yang telah diberikan.

MATERI
1.    Mengambil hati pelanggan
       o    membina hubungan dengan pelanggan
       o    menghadapi orang sulit
       o    ancaman bagi kepuasan pelanggan
       o    rahasia memenangkan kerjasama
2.    Empat langkah dalam pelayanan bermutu
       o    sampaikan sikap positif
       o    kenalilah kebutuhan pelanggan
       o    penuhilah kebutuhan pelanggan
       o    pastikan pelanggankembali lagi
3.    Mengukur kepuasan pelanggan dan meningkatkan kepuasan pelanggan
4.    Melayani pelanggan kecewa
       o    mengapa pelanggan kecewa
       o    apa yang dapat dilakukan
       o    bagaimana kiat melayani pelanggan yang kecewa
       o    apa yang dilakukan setelah pelanggan pergi

Jetty Operational Safety


DESCRIPTION
Details the nature of the commonly carried liquefied gases, their differences and specific hazards. Discusses the various types of gas carriers, tanks, measurement, volume calculations, shore facilities and general safety requirements of these specialized cargoes.  The IGC Codes and latest industry practices will be reviewed.

OBJECTIVE Provides the technical fundamentals of liquefied gas and its safe carriage on marine tank vessels.

WHO SHOULD ATTEND? Masters, chief engineer officers, chief mates or second engineer officers, or any person having immediate responsibility for loading, discharging and care in transit or jetty operations

OUTLINE1. Definitions & Terminology.
2. Regulations and Codes of practice.
3. Design and equipment of LNG tankers. 
    a. Safety and environmental protection requirements: CBT / SBT/ Double Hull.
    b. Intact stability and survival capability.
    c. Cargo containment.
    d. Tanks: cargo / ballast / peak tanks / cofferdams / double bottoms / coatings.
4. Arrangements for handling, care and carriage of cargo:
    a. Pipes and valves.
    b. Cargo handling system / ballast handling system / tank washing system.
5. Tank ventilation arrangements:
    a. P/V valves / breakers / Inert Gas System / tank washing system.
6. Cargo heating systems.
7. Pumps and pump theory.
8. Tank gauging systems and level alarms.
9. Approved intrinsically safe cargo monitoring equipment.
10. Environmental protection systems and pollution prevention.
11. Tanker cargo operations: cargo calculations, loading and discharge plans, loading and discharge procedures,
      tank cleaning, purging and gas freeing.
12. Safe working practices specific to maintenance and repair work.
13. Toxicity and health hazards associated with oil cargoes. 
14. Environmental hazards associated with oil cargoes
15. Flammability hazards.
16. Hazard control.
17. Safety equipment and protection of personnel.
18. Emergency procedures.

Advance Microsoft Excel

Deskripsi
Pemanfaatan Microsoft Excel dewasa ini telah sangat lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam berbagai aktivitas bisnis, pendidikan dan lain-lain. Bagi para penggunanya, Ms.Excel telah dikenal sebagai sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang sangat membantu dalam aktivitas pengolahan data dan pelaporan karena dilengkapi fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang berupa pengolah angka dengan berbagai formulasinya untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, manajemen data dan pembuatan data. Dalam dunia bisnis, aplikasi ini sangat bermanfaat untuk kegiatan pelaporan guna pengambilan keputusan.
Melalui kegiatan pembelajaran lanjutan, Anda akan dilatih menggunakan Microsoft Excel untuk meningkatkan spreadsheet Anda dengan template, grafik, grafis, dan formula. Anda akan menerapkan unsur-unsur visual dan formula lanjutan untuk worksheet untuk menampilkan data dalam berbagai form.


Tujuan
1. Meningkatkan keterampilannya dalam mengoperasikan aplikasi Ms. Excel untuk melakukan penghitungan dengan formula canggih.
2. Mengatur worksheet dan data tabel dengan menggunakan berbagai teknik.
3. Membuat dan memodifikasi grafik.
4. Menganalisis data menggunakan PivotTables dan PivotCharts.
5. Masukkan objek grafis.
6. Menyesuaikan dan meningkatkan workbook dan lingkungan Microsoft Excel.

Materi
Menghitung Data dengan Rumus Lanjutan
Mengelola Cell dan Range
Menghitung data antar Worksheets
Mengguunakan Fungsi Khusus
Analisis Data dengan Fungsi Logical dan Lookup
Pengorganisasian Worksheet dan Tabel Data
Membuat dan Memodifikasi Tabel
Tabel Format
Mengurutkan atau Filter Worksheet atau Tabel Data
Menghitung Data dalam Tabel atau Lembar Kerja
Menyajikan Data Menggunakan Grafik/Chart
Membuat Chart
Modifikasi Charts
Format ChartsMenganalisis Data Menggunakan Pivot
Tables dan Pivot Charts
MembBuat Laporan Pivot Table
Analisis Data Menggunakan Pivot Charts
Memasukkan Objects Grafis
Masukkan dan Modifikasi Gambar dan ClipArt
Menggambar dan Modifikasi Bentuk
Ilustrasi Workflow Menggunakan SmartArt Graphics
Layer dan Kelompok Objects Grafis
Menyesuaikan dan Meningkatkan Workbooks dan Lingkungan Excel
Menyesesuaikan Lingkungan Excel
Workbooks Customize
Mengelola Themes
Membuat dan Menggunakan Template 

Peserta
Pelatihan ini ditujukan untuk para peserta pada bebagai departemen terutama yang aktivitasnya terkait dengan fungsi-fungsi aplikasi Excel yang lebih advance

Advance Building Maintenance Management

Deskripsi
Sebagai fasilitas dan infrastruktur pendukung lainnya bangunan atau gedung merupakan aset yang harus dipertahankan dan dijaga agar tetap memliki nilai fungsi dan manfaat dalam jangka waktu yang panjang. Untuk itu perlu adanya upaya pengelolaan yang sifatnya menyeluruh dan profesional, pengelolaan ini tidak hanya terbatas pada perawatan secara fisik namun juga memperhatikan kebijakan-kebijakan bagi pengguna gedung itu sendiri serta penjadwalan perawatan dan instalasi yang baik. Tanpa adanya pengelolaan dan pemeliharaan gedung yang baik dan terencana, tentu akan berimplikasi pada terganggunya kinerja perusahaan secara keseluruhan. Agar pemeliharaan semua aset dimaksud dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan suatu ketentuan atau prosedur pemeliharaan yang baku sebagai pedoman pemeliharaan yang harus diketahui untuk dapat dilaksanakan oleh semua pihak terkait.

Materi

1. Peran General Affairs dan Engineer dalam Pengelolaan Gedung
2. Prinsip Dasar Building Management
3. Ekonomi Teknik dan Penyusunan Anggaran dalam Pengelolaan Gedung
4. Manajemen Pemeliharaan Instalasi Gedung :
    a. Sistem Kelistrikan Arus Kuat
    b. Sistem Kelistrikan Arus Lemah
    c. Design Building Civil Structure for Maintenance
    d. Fire Fighting Sistem dan VAC
5. Perangkat Kerja Perawatan Gedung
6. Manajemen Proyek
7. Safety Engineering
8. Preventive Maintenance & Total Productive Maintenance
9. Saving Energy
10. Value Engineering

Achievement Motivation


Deskripsi
Semangat bekerja, semangat berjuang atau yang sering disebut dengan “MOTIVASI” Sesungguhnya tidak pernah hilang dalam diri manusia. Hal ini dibuktikan oleh para Nabi-Nabi, para pejuang, para pemimpin bangsa dan para pebisnis. Mereke berjuang sampai dengan tetes darah penghabisan. Tetapi dalam perjalanan panjang perputaran dunia, banyak orang kehilangan motivasi yang berakhir pada kehancuran. Baik kehancuran pada diri manusia maupun kehancuran pada perusahaan tempat bekerja. Untuk membangkitkan kembali motivasi yang hilang tersebut kami menawarkan solusi berupa pelatihan “ Membangun Motivasi Karyawan dan Pembentukan Team Work yang solid ” 

Rutinitas bekerja, rutinitas duduk dan berdiri di kantor, rutinitas melayani nasabah, dan rutinitas menghadapi karyawan, menimbulkan kejenuhan. Kejenuhan terus menerus mengakibatkan stress. Stress bisa menimbulkan kebekuan. Untuk mencairkan kebekuan tersebut, kami menyuguhkan para karyawan bermain dan belajar. Pelatihan ini kami rancang khusus untuk karyawan level paling bawah (Satpam) hingga level menengah (Pemimpin Cabang), dimana materinya menitik beratkan pada pembangunan jasmani dan rohani. 

Manfaat
1. Menumbuhkan kembali semangat kerja karyawan yang hilang
2. Mengembangkan motivasi kerja yang berorientasi pada peningkatkan kinerja yang produktif
3. Menumbuhkan suasana kerja yang kondusif sesama karyawan & pimpinan
4. Menumbuhkan sikap unggul pada diri karyawan
5. Memahami pentingnya bekerja
6. Membentuk team work yang solid dalam bekerja
7. Membantu perusahaan/manajemen dalam menjalankan roda bisnis

Materi
1. Pengembangan sikap mental
2. Sikap mental terhadap diri sendiri,keluarga,rekan kerja dan perusahaan
3. Metode untuk Menumbuhkan Motivasi dan Orientasi Berprestasi (achievement motivation) yang Solid
4. Mengidentifikasi Potensi dan Kebutuhan Pengembangan Diri
5. 5 Langkah Kunci untuk Membangun Strong Self Motivation
6. Mengembangkan Continuous Learning Capacity menuju Optimum Self Growth
7. Proses Membangun Spirit Keunggulan secara Konsisten
8. Merumuskan Agenda Aksi untuk Kinerja yang Sukses
9. Memahami pentingnya bekerja
10. Memahami pentingnya pelanggan
11. Motivasi diri:
      a. Mengenali kemampuan diri
      b. Menanamkan dorongan di dalam diri
      c. Membangun dan memelihara motivasi untuk terus meraih prestasi terbaik.
12. Pendukung motivasi:
      a. Menemukan dukungan positif dari rekan kerja dan atasan.
      b. Bagaimana bekerjasama untuk meraih prestasi.
13. Hambatan motivasi:
      a. Mengatasi rintangan sulit
      b. Menyingkirkan penghalang fisik dan psikologis untuk bekerja
      c. Menghadapi kegagalan
14. Beberapa game di dalam kelas

Self Motivation


Deskripsi
Karyawan yang tidak memiliki motivasi dalam bekerja hanya akan menjalankan pekerjaan secara ala kadarnya untuk menggugurkan tugas yang dibebankan padanya. Memiliki karyawan seperti itu tentu merupakan kerugian tersendiri bagi perusahaan dimana mereka selain menghambat kemajuan dan menurunkan perfomansi perusahaan, juga dapat menjadi racun yang menularkan mental negatif kepada karyawan lain sehingga secara makro prestasi karyawan terkesan biasa-biasa saja. Oleh sebab itu, perusahaan membutuhkan sentuhan agar karyawan dengan sendirinya tergugah untuk memotivasi diri mereka masing-masing. Motivasi merupakan kunci dari kebersinambungan prestasi yang perlu untuk selalu dievaluasi oleh perusahaan sehingga karyawan semakin produktif dan prestasinya juga menanjak. Karyawan perlu disadarkan mengenai berbagai macam hal yang mungkin secara tidak sadar dapat merusak dan menurunkan tingkat motivasi mereka sehingga mereka dapat mengantisipasi hal tersebut. 

Tujuan dan Manfaat

1. Memberikan strategi dan teknik memotivasi diri secara sadar
2. Memberikan gambaran mengenai berbagai hal yang dapat menaikkan dan menurunkan tingkat motivasi pribadi
3. Meningkatkan kinerja perusahaan secara makro dengan peningkatan motivasi

Materi
1. Darimana sumbernya motivasi
2. Kenapa saya harus termotivasi
3. Penghambat dan perusak motivasi dalam pribadi
4. Bagaimana menjaga semangat motivasi untuk berkarya
5. Evaluasi berkala dalam menjaga motivasi
6. Success story karyawan Bermotivasi
7. Mengenali gejala dan kerugian kehilangan motivasi
8. Mindset Prestasi

Peserta
Direktur Perusahaan, General Manager, Manager, dan setiap karyawan.